Home » , , , , , , , , , , » Cara Membuat Ramuan Herbal (Jamu) untuk Fermentasi Pakan Ayam Kampung

Cara Membuat Ramuan Herbal (Jamu) untuk Fermentasi Pakan Ayam Kampung

Sekarang ini jamannya ramuan herbal (jamu) ya hehe, hampir disetiap peternakan pasti menggunakan ramuan herbal baik untuk kandang, kolam, ataupun paakn. nah sekarang ini saya akan share bagaimana ara membuat ramuan herbal (jamu) untuk Fermentasi Pakan.

Analisis, Artikel, Ayam, Kampung, Herbal, Kandang, Kendala, Obat, Organik, Pakan, Panduan, Tips dan Trik
Jamu dan pakan fermentasi untuk ayam kampung ini adalah hasil penelitian Pak Eko Wakradihardja (saya sadur dari salah satu sumber dengan link sumber tercantum dibawah), Beliau merupakan salah seorang peternak ayam buras di Jakarta Selatan, berdasarkan pengalaman beliau, selain vaksin, ternak ayam kampung/buras juga perlu diberikan obat-obatan tradisional seperti ramuan herbal (jamu) untuk memperkuat kesehatan dan stamina ayam. ramuan herbal (jamu) ini biasanya dicampur pada air minum yang akan berfungsi untuk mengobati penyakit serta mengurangi bau kotoran ayam. Hal ini telah terbukti dalam penelitian dan pengalaman beliau selama beternak ayam dan telah terbukti dapat mencegah penyakit flu burung (Wow Keren ya hehe). Produk ramuan herbal (jamu)tersebut selain untuk digunakan sendiri juga telah dijual dengan harga Rp. 6.000,-/liter (Menurut sumber, 19 Maret 2012). Sedang pakan fermentasi selain dapat meningkatkan nafsu makan ayam juga berfungsi mengurangi bau kotoran ayam juga berfungsi mengurangi bau kotoran ayam. Sedangkan pakan fermentasi yang beliau hasilkan telah diuji dibeberapa laboratorium. Salah satu labolatorium yang melaksanakan uji adalah  Laboratorium Makanan Ternak IPB dengan hasil uji menyatakan kandungan protein sekitar 16 %.

Komposisi ramuan herbal (jamu) sebagai obat tradisional terdiri dari bahan-bahan yang tentu saja alami, antara lain :
No.
Campuran
Volume
Satuan
1
Kencur
1,5
Kg
2
Bawang putih
1,5
Kg
3
Jahe
0,5
Kg
4
Lengkuas
0,25
Kg
5
Kunyit
1
Kg
6
Daun sirih
0,25
Kg
7
Temu Lawak
1
Kg
8
Kayu Manis
0,05
Kg
9
Daun Mahkota dewa
0,25
Kg
10
Molases
1
Liter
11
Bioplus
1
Liter
Cara pembuatan jamu yaitu :
  • Bahan-bahan 1 – 9 dikupas atau dibersihkan dan diblender hingga halus dengan ditambah air bersih (air dari sumur , jangan dari ledeng/PAM karena mengandung zat kimia yang akan mengganggu pertumbuhan bakteri) secukupnya lalu disaring atau diperas.
  • Air perasan tersebut ditambah 1 liter molasses dan setelah tercampur ditambah 1 liter bioplus lalu diaduk rata sampai berwarna coklat, kemudian tambahkan air bersih hingga volumenya mencapai 40 liter.
  • Larutan tersebut kemudian difermentasi selama 6 hari deangan cara didiamkan di dalam jirigen atau drum tertutup rapat di dalam ruangan sejuk, sehari sekali diaduk dan dibuka dan dibuka untuk menghindari masuknya udara dari luar.
Cara penggunaan jamu sebagai berikut :
  • Untuk kesehatan atau stamina dicampur pada air minum : campuran 50 cc (5 sendok makan) dengan 10 liter air bersih lalu berikan pada ayam untuk diminum setiap hari.
  • Untuk pengobatan : berikan 2 cc/ekor/hr selama 5 hari berturut-turutdengan cara dicekokin. Obat ini diberikan kepada ayam berumur 2 bulan keatas. Penyakit yang dapat diobati dengan jamu antara lain berak ijo, berak putih/kapur, pilek, gangguan hati dan herpes.
Pakan fermentasi adalah pakan yang dibuat dengan cara fermentasi. Manfaat pakan fermentasi yaitu untuk mengurangi bau kotoran ayam dan bau tengik yang berasal dari dedak padi yang sudah lama, selain itu juga untuk memanfaatkan kotoran ayam serta meningkatkan nafsu makan pada ayam karena pakan fermentasi memiliki bau yang segar.

Cara pembuatan pakan fermentasi, yaitu :
  1. Siapkan kotoran ayam, jemur hingga betul-betul kering lalu tumbuk/giling dan diayak dengan kawat kasa.
  2. 10 kg dedak halus dan 10 kg kotoran ayam kering dicampur hingga merata kemudian tambahkan (bioplus ¼ liter + ¼ liter molesses + air sumur 10 liter yang telah difermentasikan terlebih dahulu selama 24 jam).
  3. Adonan tersebut ditempatkan dalam drum plastic dan tutup rapat selama 4 hari.

Cara penggunaan :
  • Unutk pakan stater: tambahkan pakan fermentase sebanyak 20 %.
  • Untuk pakan layer : tambahkan pakan fermentase 15 %.
Semua jenis pakan kalau dicampur dengan pakan fermentasi harus sekali habis. Pakan fermentasi dapat disimpan selama 1 bulan (pada tempat yang teduh).

ref: http://youngmuhajir.wordpress.com/2012/03/19/jamu-dan-pakan-fermentasi-untuk-ayam-kampung/

Terima kasih sudah mengunjungi blog Ayam Kampung Super ini
Semiga informasi yang ada bisa bermafaat

17 komentar:

  1. Bioplus apa ya molases apa.trima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bioplus salah satu produk probiotik Ternak

      Molase, tetes tebu

      Hapus
  2. Yth. Bpk/ibu kami mensuplay kebutuhan ayam kampung organik. Panen rutin. Kandang sekitar Solo. Hub. 081226095035/ 085642153636. Trims

    BalasHapus
  3. Dari ke-9 herba kalau udah dalam bentuk serbuk takaranya gimana ghan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jumlahnya bisa di kurangi sesuaikan dengan persentasenya

      Hapus
  4. kalau gk ada molases pake gula bisa gk..?
    takarannya brp..??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sangat bisa, buat saja larutan gula. untuk larutan pekat 1 kilogram gula dicairkan dengan 1 liter air

      Hapus
  5. Saya nyari bioplus susah banget gan, ada merk lain gak?

    BalasHapus
  6. bio plus bisa d ganti dgn yang lain gak gan????

    BalasHapus
  7. Klo ramuan itu di campur dengan pakan gimana gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. silahkan coba, tapi ane pribadi belom sempet coba kalo di campur ke makanan

      Hapus
  8. Ramuan ini di pake umur doc berapa gan?

    BalasHapus
  9. Ramuannya bisa bertahan lama ga gan..?

    BalasHapus
  10. Ramuannya bisa bertahan lama ga gan..?

    BalasHapus
  11. apakah bio plus sama dengan probiotik?
    atau ada tidak pengganti bioplus

    BalasHapus

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS